Cara Naik MRT Jakarta

0 60

SeribuCara – MRT Jakarta, singkatan dari Moda Raya Terpadu Jakarta (Jakarta Mass Rapid Transit), adalah sebuah sistem transportasi transit cepat menggunakan kereta rel listrik di Jakarta. Proses pembangunan telah dimulai pada tanggal 10 Oktober 2014 dan diresmikan pada 24 Maret 2019.

Layanan MRT ini diberi nama “Ratangga”. Kata ratangga merupakan kata bahasa Jawa Kuno yang berarti “kendaraan beroda” atau “kereta”. Operator layanan ini, PT MRT Jakarta, merupakan badan usaha milik daerah yang modalnya dimiliki Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

MRT Fase I memiliki rute Stasiun Lebak Bulus-Stasiun Hotel Indonesia. Rencananya, rute jalur MRT Jakarta ini akan diperluas hingga Stasiun Kampung Bandan, melewati beberapa stasiun MRT yakni Stasiun Sarinah, Stasiun Monas, Stasiun Harmoni, Stasiun Sawah Besar, Stasiun Mangga Besar, Stasiun Glodok, dan Stasiun Kota dalam road map MRT Fase II.

Untuk rute MRT fase pertama ini adalah:

– Stasiun Lebak Bulus

– Stasiun Fatmawati

– Stasiun Cipete Raya

– Stasiun Haji Nawi

– Stasiun Blok A

– Stasiun Blok M

– Stasiun Sisingamangaraja

– Stasiun Senayan

– Stasiun Istora

– Stasiun Benhil

– Stasiun Setiabudi

– Stasiun Dukuh Atas

– Stasiun Bundaran HI

Kalau sudah tahu rute mana saja jalur MRT ini, sekarang tinggal mengetahui bagaimana cara menggunakan MRT dan harga tiket serta cara membelinya.

  • Masuk ke Stasiun MRT Jakarta
  • Pergi ke arah Loket atau Ticket Vending Machine (TVM)
  • Beli tiket MRT dengan pilihan Single Trip Ticket (STT) atau Multi Trip Ticket (MTT)
  • Lalu tempelkan tiket MRT (tap in) di gerbang masuk penumpang
  • Saat menunggu MRT datang, mengantrelah di belakang garis aman pada peron stasiun
  • Dahulukan penumpang turun terlebih dahulu, sebelum masuk ke dalam kereta
  • Setelah tiba sampai stasiun tujuan, tempelkan kembali tiket MRT (tap out) di gerbang keluar

Jadwal Pemberangkatan MRT Jakarta

Dengan menggunakan MRT Jakarta, perumpang diantarkan dari Stasiun Lebak Bulus hingga Stasiun Bundaran HI dan sebaliknya, hanya butuh waktu tempuh sekitar 30 menit saja. Sedangkan jam pemberangkatan atau operasional adalah:

Perjalanan MRT Jakarta dimulai dari Pukul 05.00 WIB hingga 22.01 WIB setiap hari
Rentang waktu perjalanan MRT akan tiba setiap 5 menit pada jam sibuk dan setiap 10 menit di luar jam sibuk

  • Pukul 05.00 WIB – Pukul 06.00 WIB, kereta MRT berangkat setiap 10 menit
  • Pukul 06.00 WIB – Pukul 09.00 WIB, kereta MRT berangkat setiap 5 menit
  • Pukul 09.00 WIB – Pukul 16.00 WIB, kereta MRT berangkat setiap 10 menit
  • Pukul 16.00 WIB – Pukul 19.00 WIB, kereta MRT berangkat setiap 5 menit
  • Pukul 19.00 WIB – Pukul 22.01 WIB, kereta MRT berangkat setiap 10 menit

Jenis Kartu untuk Naik MRT Jakarta

Tiket MRT Jakarta ini disebut Kartu Jelajah yang dikeluarkan oleh PT MRT Jakarta. Kartu Jelajah ini terdiri dari 2 jenis, yakni Kartu MRT Single Trip dan Kartu MRT Multi Trip.

Perbedaan Kartu MRT Single Trip dan Kartu MRT Multi Trip adalah:

Kartu MRT Single Trip: Kartu hanya untuk perjalanan sekali jalan dan masih bisa digunakan atau berlaku untuk 7 hari, dengan harus mengisi saldo (top up) saat ingin berangkat.

Kartu MRT Multi Trip: Kartu dapat digunakan lebih dari satu kali dan apabila saldo habis, dapat diisi saldo (top up) dengan masa berlaku kartu lebih lama.

Selain dengan Kartu Jelajah yang dikeluarkan MRT Jakarta, untuk menggunakan MRT ini bisa dengan kartu uang elektronik bank, seperti:

  • e-Money Mandiri
  • Flazz BCA
  • Brizzi BRI
  • TapCash BNI.

Besaran tarif MRT Jakarta pada tap di stasiun awal sebesar Rp3.000 dan akan bertambah Rp1.000 per stasiun berikutnya, hingga jarak terjauh totalnya mencapai Rp14.000.

======================

Sumber: Wikipedia | Cermati

Category: LainnyaTags:
No Response

Leave a reply "Cara Naik MRT Jakarta"